Way Kanan

Kolaborasi Indonesia-Jepang Perkuat Kompetensi Mahasiswa dalam Menghadapi Tantangan Pasar Kerja Global

291
×

Kolaborasi Indonesia-Jepang Perkuat Kompetensi Mahasiswa dalam Menghadapi Tantangan Pasar Kerja Global

Share this article

JAKARTA – Pertemuan penting antara Mr. Kenji Kondo, perwakilan dari Japan World Business, dan Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin, M.Si, Tenaga Ahli Kepresidenan Republik Indonesia, berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada 30 September 2024. Pertemuan ini juga dihadiri oleh pimpinan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Kizuna Wawonii Indonesia, Idrus Nawawi bertujuan membahas rencana penyelenggaraan seminar internasional yang akan digelar di Hiroshima, Jepang, pada 30 Oktober 2024.

Seminar tersebut dirancang untuk memperkenalkan program magang mahasiswa Indonesia kepada ratusan perusahaan Jepang yang sedang menghadapi kekurangan tenaga kerja terampil.

Mr. Kenji Kondo mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Prof. Ali Mochtar Ngabalin atas dukungan penuh pemerintah Indonesia terhadap program ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada Prof. Ngabalin atas dukungan yang diberikan. Ini merupakan langkah awal yang signifikan dalam mempererat kerja sama antara Indonesia dan Jepang, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia. Kami berharap program ini dapat mengisi kebutuhan perusahaan Jepang akan tenaga kerja berkualitas dari Indonesia,” kata Kondo dengan penuh antusias.

Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin menyambut positif inisiatif ini dan menekankan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia di tingkat internasional.

“InsyaAllah, jika tidak ada halangan, saya akan mendukung penuh kegiatan ini. Kerja sama ini tidak hanya mempererat hubungan bilateral, tetapi juga membuka peluang besar bagi mahasiswa Indonesia untuk mendapatkan pengalaman internasional,” ungkap Ngabalin saat memberikan pernyataannya kepada para wartawan.

Idrus Nawawi, S.Si sebagai pimpinan LPK Kizuna, menegaskan pentingnya seminar ini sebagai upaya untuk memperkenalkan tenaga kerja Indonesia yang siap bersaing di kancah global.

“Seminar ini bukan hanya kesempatan untuk memperkenalkan mahasiswa Indonesia kepada dunia kerja global, tetapi juga menciptakan peluang berkelanjutan bagi masa depan mereka. Dengan dukungan dari kedua negara, kami berharap kolaborasi ini dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” jelasnya.

Zubair Abdul Rasyid, Komisaris LPK Kizuna, turut menambahkan bahwa program magang ini sangat sejalan dengan kebijakan Kampus Merdeka yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).