WAY KANAN – Diduga akibat kecewa dengan keputusan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Way Kanan, ratusan wartawan baik cetak dan online akan menggelar demontrasi damai, terkait dengan masalah pembayaran kontrak publikasi media cetak dan online.
Seperti diutarakan oleh Akuntar dari media Bongkar Pos mengatakan, dirinya merasa sangat dirugikan dengan kebijakan yang dilakukan oleh Dinas Kominfo Way Kanan, yang setiap tahunnya selalu membuat permasalahan saat melakukan pembayaran publikasi.
“Untuk tahun ini, Dinas Kominfo akan membayar dana publikasi ke media cetak dan online hanya 2 bulan saja, terhitung dari bulan Februari dan Maret, dan untuk Publikasi di DPRD hanya dilaksanakan pembayaran satu bulan saja, yakni bulan Februari”ucap Akuntar.
Lebih lanjut Akuntar menjelaskan bahwa, para wartawan harus membayar ke redaksi medianya terhitung tiga bulan, yakni Januari, Februari dan Maret.
“Dengan kondisi yang demikian tentunya kalangan wartawan yang sangat dirugikan, mengingat mereka terhutang satu bulan yakni bulan Januari yang tidak dibayarkan oleh Dinas Kominfo,”jelas Akuntar.
Akuntar juga memaparkan bahwa untuk anggaran tahun 2024, biaya publikasi untuk kegiatan DPRD Way Kanan juga dilakukan oleh Kominfo, padahal tahun – tahun sebelumnya dibayar oleh Humas DPRD. Untuk itu, para wartawan juga akan meminta kepada Dinas Kominfo untuk memulangkan kembali mekanisme pembayaran ke DPRD lagi.




