Example floating
Example floating
DAERAHWay Kanan

Curah Hujan Tinggi, Way Umpu dan Way Besai Meluap Rendam Permukiman di Pakuan Ratu

BILWADI
18
×

Curah Hujan Tinggi, Way Umpu dan Way Besai Meluap Rendam Permukiman di Pakuan Ratu

Share this article

Way Kanan – Aktivitas warga di Kampung Karang Agung, Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Way Kanan, nyaris lumpuh total akibat banjir yang merendam permukiman sejak Senin malam, 6 April 2026.

Banjir terjadi setelah dua sungai besar, Sungai Way Umpu dan Sungai Way Besai, meluap secara bersamaan. Pertemuan arus dari kedua sungai tersebut menyebabkan debit air meningkat drastis hingga tak mampu lagi terbendung. Kondisi ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah hulu Way Kanan selama dua hari berturut-turut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, air mulai masuk ke permukiman warga sejak malam hari. Genangan dengan cepat meluas, merendam jalan utama kampung hingga masuk ke dalam rumah-rumah warga dengan ketinggian bervariasi, mulai dari 50 sentimeter hingga lebih dari satu meter di sejumlah titik.

Salah satu warga mengungkapkan bahwa kondisi banjir kali ini cukup parah. Pertemuan dua sungai besar membuat Kampung Karang Agung menjadi wilayah yang paling terdampak setiap kali debit air meningkat. Akibatnya, aktivitas warga terhenti total. Kendaraan roda dua tidak dapat melintas, dan anak-anak sekolah mengalami kesulitan untuk beraktivitas seperti biasa.

Kampung Karang Agung sendiri diketahui merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan banjir tertinggi di Kabupaten Way Kanan, bersama sejumlah kampung lain di Kecamatan Pakuan Ratu dan Negara Batin.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk memberikan bantuan dan penanganan darurat. Sementara itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi selama masa pancaroba. (BL)

Baca Juga  Bupati Waykanan Menerima Audiensi Perkumpulan MOI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *