Lomba makan kerupuk ini terbuka untuk semua usia, dari anak-anak hingga dewasa. Bahkan, bapak-bapak dan ibu-ibu juga ikut berpartisipasi dalam lomba ini. Hal ini menunjukkan bahwa lomba makan kerupuk tidak hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk mempereratkan silaturahmi dan kebersamaan masyarakat.
Dengan meningkatnya pesanan kerupuk, para pedagang kerupuk keliling di Way Kanan merasa sangat berterima kasih. Mereka berharap bahwa lomba makan kerupuk ini dapat terus menjadi tradisi tahunan yang dinantikan oleh masyarakat.
Semoga perayaan HUT RI Ke-80 ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kesatuan masyarakat Way Kanan. (BL)
