DAERAH

Masyarakat Keluhkan Kurangnya Gas Elpiji 3 KG, DPRD Pesisir Barat Bersama Pemkab Pesisir Barat Akan Cek SPBE dan Pangkalan

383
×

Masyarakat Keluhkan Kurangnya Gas Elpiji 3 KG, DPRD Pesisir Barat Bersama Pemkab Pesisir Barat Akan Cek SPBE dan Pangkalan

Share this article

“Biasanya tahan sampai satu pekan bahkan lebih. Kalau isi gas kurang, tidak sampai satu pekan isi gas habis, terpaksa harus beli lagi. Sekarang ini kan , memang jarang warga yang menggunakan kayu bakar untuk memasak. Kebanyakan terbiasa menggunakan gas Elpiji. Kalau seperti ini tentu memberatkan karena menambah pengeluaran,” kata dia.

Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskopdag) Pesisir Barat merencanakan dalam waktu dekat melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pangkalan gas Elpiji. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita inspeksi ke lapangan dan mengecek isi tabung gas Elpiji 3 Kg di sejumlah pangkalan,” ungkap Kabid Perdagangan, Panji Adha Sentosa, Kamis, 18/07/2024

Dikatakannya dalam inspeksi itu akan dicek standar berat dan isi tabung gas. Jika nanti ditemukan ternyata isi tabung Elpiji 3 kg yang beredar tidak sesuai standar maka akan ditindaklanjuti. “Kalau memang benar apa yang dikeluhkan masyarakat itu tentu akan kita tindaklanjuti,” ucap Panji.

Menurutnya, semua pangkalan Elpiji di Bumi Sai Batin dan Ulama sifatnya hanya menyalurkannya ke masyarakat. Sebab di Pesisir Barat belum ada SPBE.

Artinya, kata dia, jika ditemukan ada tabung Elpiji tidak sesuai takaran maka pihaknya akan bersurat ke Diskopdag Kabupaten Tanggamus untuk melakukan pengawasan. “Selama ini gas Elpiji berasal dari SPBE di Tanggamus. Kalau memang benar ditemukan ada yang tidak sesuai takaran, kita akan bersurat ke Diskopdag Tanggamus untuk dilakukan pengawasan,” kata dia.