Prevalensi stunting di Kabupaten Way Kanan telah terjadi. penurunan dari 27, 7% pada tahun 2019 (SSGBI 2019), dan pada tahun 2021 menjadi 20, 7% (SSGI 2021) serta ditargetkan secara nasional menjadi 14% pada tahun 2024. Upaya pencegahan dan penurunan stunting tidak dapat dilakukan hanya oleh sektor kesehatan karena penyebabnya yang multidimensi. Percepatan penurunan stunting harus dilaksanakan secara holistik, integratif dan berkualitas melalui koordinasi, sinergi dan sinkronisasi di antara pemerintah kabupaten yaitu Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Kepala Kampung/Lurah, organisasi-organisasi, serta para pelaku usaha, pemangku kepentingan dan elemen masyarakat lainnya. Dukungan lain yang tak kalah pentingnya adalah dengan menganggarkan kegiatan terkait program ini pada organisasi-organisasi dan APBDes setiap tahunnya. Hal tersebut disampaikan Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya, dalam sambutannya.
Lebih lanjut dijelaskan Bupati bahwa, Penurunan stunting penting dilakukan sedini mungkin untuk menghindari dampak jangka panjang yang merugikan seperti terhambatnya tumbuh kembang anak. Stunting mempengaruhi perkembangan otak sehingga tingkat kecerdasan anak tidak maksimal, hal ini beresiko menurunkan produktivitas saat dewasa. Stunting juga menjadikan anak rentan penyakit dan beresiko lebih tinggi menderita penyakit kronis di masa dewasanya. Bahkan stunting dan berbagai bentuk masalah gizi diperkirakan berkontribusi pada hilangnya 2-3% Produk Domestik Bruto (PDB) setiap tahunnya.
“Kabupaten Way Kanan telah membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan sampai dengan tingkat desa yang dituangkan dalam bentuk surat keputusan. Kabupaten Way Kanan juga telah menetapkan 30 Kampung sebagai desa lokasi fokus penanganan stunting pada tahun 2022, bukan berarti kampung lainnya tidak mendapat perhatian. Sampai tahun 2024 secara bertahap seluruh kampung di Kabupaten Way Kanan akan menjadi lokus penanganan stunting,” jelasnya.
Pada kesempatan ini kita akan bersama-sama mendeklarasikan komitmen pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam percepatan penurunan stunting terintegrasi.
“Saya sangat berharap kegiatan ini bukan hanya sekedar seremonial saja, tetapi menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam penanganan dan pencegahan kejadian stunting. Seluruh peserta yang hadir pada hari ini adalah instansi yang berkontribusi langsung dalam kegiatan pencegahan dan penurunan stunting terintegrasi, saya sangat menantikan aksi dari kita semua agar terwujud masyarakat Way Kanan yang unggul dan sejahtera,” tutup Bupati Adipati.
Penulis: Maikel




