“Anak-anak merupakan aset masa depan daerah. Dengan pemeriksaan kesehatan rutin, kita dapat memastikan mereka tumbuh sehat, cerdas, dan siap bersaing,” katanya.
Sekda menambahkan bahwa hingga pertengahan tahun 2025, program cek kesehatan gratis di 577 sekolah dan pondok pesantren sudah terlaksana 50 persen dari target yang ditentukan.
Target program ini adalah 93.800 siswa mendapatkan pelayanan cek kesehatan gratis, sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo untuk meningkatkan deteksi dini masalah kesehatan di kalangan pelajar.
“Pemeriksaan kesehatan dilakukan serentak oleh seluruh Puskesmas di Kabupaten Way Kanan dengan target penyelesaian pada awal September 2025,” tambah Sekda. (BL)
