Way Kanan

Bupati Adipati Hadiri Acara Harlah Pagar Nusa Ke-38 Kabupaten Way Kanan

368
×

Bupati Adipati Hadiri Acara Harlah Pagar Nusa Ke-38 Kabupaten Way Kanan

Share this article

Sebagaimana yang diketahui bahwa Pagar Nusa yang hampir memiliki cabang di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Way Kanan telah memiliki
Pengurus Cabang dengan jumlah anggota yang militan, menjadikan Pagar Nusa sebagai salah satu
organisasi pencak silat yang besar dengan segudang prestasi yang cukup disegani dan diperhitungkan
eksistensinya. Hal tersebut dikarenakan, Pagar Nusa merupakan wadah bagi berbagai macam aliran dan perguruan pencak silat yang ada di nusantara. Seperti pencak silat GASMI, Batara Perkasa, Satria Perkasa Sejati, Sapu Jagad, Bintang Sembilan, JPC, Tegal Istigfar, Kalimah Syahadat, dan lainnya. Dengan berbagai macam aliran silat yang tergabung dalam
Pagar Nusa, menjadikan Pagar Nusa memiliki keragaman jurus, karakter dan khazanah keilmuan yang berbeda, dan semuanya bersatu pada visi-misi
yang sama. Hal ini merupakan wujud implementasi dari konsep semboyan negara kita yaitu Bhineka Tunggal Ika. “Walaupun berbeda-beda, tetap satu
jua”.

“Maka secara de facto dan jure Pagar Nusa adalah sebuah kado istimewa bagi bangsa ini, yang
wajib dijaga dan diteruskan oleh para generasi mudanya”, Lanjutnya.

Tidak hanya sebagai seni bela diri, Pagar Nusa juga sebagai madrasah yang sangat ideal bagi para
generasi bangsa, terutama untuk membangun mentalitas, spiritualitas dan karakter yang kuat, agar
tercipta para generasi muda yang berkualitas di masa yang akan datang. Maka, tidak salah jika saudara-saudara calon anggota Pagar Nusa PCNU Way Kanan memutuskan untuk ikut berlatih pencak silat dalam wadah Pagar Nusa dan malam ini akan dibaiat. Sebab, Pagar Nusa
merupakan pagarnya NU dan Bangsa. Pagar Nusa harus selalu siap sedia untuk menjaga NU dan bangsa
dari berbagai ancaman dan tantangan. Pagar Nusa harus terus berlatih dan meningkatkan kualitasnya
agar dapat menjadi kekuatan yang tangguh bagi NU dan bangsa.
Untuk dapat menjalankan peran-perannya tersebut, Pagar Nusa harus terus menggembleng
kualitas anggotanya. Pagar Nusa harus meningkatkan kualitas latihan fisik dan spiritual para pendekarnya.
Latihan fisik merupakan salah satu aspek penting dalam pencak silat. Latihan fisik bertujuan untuk
meningkatkan kekuatan, kecepatan, kelincahan, dan daya tahan tubuh para pendekar. Selain latihan fisik, Pagar Nusa juga menekankan pentingnya mengasah spiritualitas bagi para pendekarnya. Latihan spiritual ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan para pendekar. Latihan fisik dan spiritual yang dilakukan oleh pendekar Pagar Nusa telah terbukti membuahkan hasil yang positif. Sejak didirikan 38
tahun yang lalu, Para pendekar Pagar Nusa terus berkembang dan menunjukkan prestasi yang gemilang.

“Dengan perpaduan latihan fisik yang tangguh dan spiritualitas yang kuat, Pagar Nusa insyaAllah akan melahirkan pendekar-pendekar yang
berkualitas. Dengan menggaungkan semangat pengabdian dan terus meningkatkan kualitasnya, Pagar Nusa akan menjadi pagar yang kokoh bagi NU dan bangsa. Pagar Nusa akan menjadi kekuatan yang tangguh untuk menjaga keutuhan NKRI dan menjaga
ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah”, tutup Bupati Way Kanan.