Dijelaskan pula bahwa pentas pertunjukan wayang tidak hanya merupakan hiburan semata, namun juga meuat unsurunsur pendidikan moral. Pertunjukan wayang juga dapat digunakan sebagai salah satu media dalam upaya untuk mengubah tingkah laku atau sikap seseorang dalam rangka mendewasakan manusia. Sebagai wahana pendidikan, pertunjukan wayang menawarkan ajaran dan nilai-nilai yang idak bersifat dogmatis dan tidak sebagai indoktrinasi. Akan tetapi terserah kepada penikmat wayang untuk menafsirkan dan memilih nilai-nilai yang ada dan sesuai dengan dirinya.
“Pertunjukan wayang mengajarkan masyarakat untuk mempersiapkan diri agar mampu memainkan peran-peran sosial sesuai dengan pilihan hidupnya, dengan jalan mengembangkan sikap mental, menanamkan nilai-nilai moral dan kemampuan mengendalikan diri”, lanjutnya.




