Hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar pemetaan potensi ekonomi wilayah, penyusunan program pembangunan, penguatan UMKM, dan penciptaan iklim investasi kondusif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Bupati Ayu mengajak seluruh perangkat daerah hingga kepala kampung mendukung pelaksanaan sensus. Ia juga berpesan kepada petugas agar menjaga integritas dan profesionalitas. “Bangun komunikasi baik dengan masyarakat agar data mencerminkan kondisi ekonomi yang sebenarnya,” tambahnya.
Kepala BPS Way Kanan, Erika Santi, menjelaskan Sensus Ekonomi 2026 adalah sensus kelima tingkat nasional yang dilaksanakan 10 tahun sekali. Sensus akan mendata struktur ekonomi, karakteristik usaha, ekonomi digital, dan ekonomi lingkungan sebagai dasar perencanaan pembangunan.(BL)
