TELISIKMEDIA.COM – Desa Cahya Negri Kec.Abung Barat Kabupaten Lampung Utara terus berkembang dari tahun ke tahun baik Pembangunan Prasarana Umum Hingga di Sektor Usaha ke Rakyat.
Desa Cahya Negri kecamatan Abung Barat Kabupaten Lampung Utara yang mana dalam penggunaan dana desa tahun Anggaran 2021 telah mengalokasi kan 8 persen guna penanganan dampak Covid-19. Dan tetu nya menjadi program sekala Prioritas di semua Desa.
” PEMdes Cahya Negri di termin pencairan Pertama prioritas penyaluran bantuan BLT DD.
Sebanyak 108 KPM. Masyarakat Penerima Manfaat dari Januari hingga September, telah di bagikan, dan sudah tersalurkan melalui Rekening KPM Masing -masing KPM.”Kata Harjon, selaku Ketua BPD dalam keuterangan nya pada media ini, Selasa, 22/10
” Selain itu kami dan atas nama Pendes BaCahya Negri juga telah melakukan pendataan Validasi data SDGS yang sejak beberapa bulan lalu bersama tim dari kabupaten dinas terkait, dan sudah di selesai kan 100% selesai,”Pungkas Ketua BPD.
Senada yang di Sampaikan BPD. Amit Amsah Ketua TPK ia menjelas kan “Ditahun Anggaran DD 2021,desa Cahya Negri tidak ada kegiatan Visik di tahun ini, semua di Fokus kan penanganan dampak Covid- 19.
Selain juta nya untuk pembelian kendaraan Ambulan desa yang mana di tahun kemarin dana desa tahun 2020 ada pengalihan Anggaran untuk penanganan Covid-19, jadi di Ambulan desa tahap pembayaran di angsur dari tahun 2020 hingga tahun 2021 ini,”Ungkap TPK. Amita Amsah, pada awak media.
Sementara di kesempatan yang sama dijumpai di ruangan kerja nya di Kantor desa Cahya Negri, “Beksu Mega, selaku kepala desa Cahya Negri Kecamatan Abung Barat, dia Memapar kan, 22/10/2021 –
“Sejak di tahun kemarin dalam penggunaan dana desa pasti ada perubahan dalam penggunaan nya yang mana mengacu dengan peraturan Menteri Desa PDTT.
Selain itu hal yang terpenting dalam pengelola an Alokasi dana desa di tahun 2021 hingga 2022 Prioritas iyalah.
Penggunaan dana desa untuk program prioritas nasional sesuai kewenangan Desa sebagaimana dimaksud diprioritaskan untuk pencapaian SDGs Desa Pendataan desa, pemetaan potensi dan sumber daya, dan pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi sebagai upaya memperluas kemitraan untuk pembangunan desa, Pengembangan desa wisata untuk pertumbuhan ekonomi desa merata, Penguatan ketahanan pangan nabati dan hewani untuk mewujudkan desa tanpa kelaparan, Pencegahan stunting untuk mewujudkan desa sehat dan sejahtera, dalam Pengembangan desa inklusif untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat secara menyeluruh dalam pembangunan desa.”Jelas nya menutup. (Yudi)













