TELISIKMEDIA.COM – Menghadapi era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang bergerak masif, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) tak mau tinggal diam. Dalam upaya mencetak generasi emas yang siap bersaing di tingkat global menuju Indonesia Emas 2045, Pemkab Lamteng mengambil langkah strategis dengan membekali para pelajar kemampuan navigasi teknologi masa depan.
Bekerja sama dengan Mafindo Institute, Pemkab Lamteng resmi menghadirkan program edukasi bertajuk Kelas Kecerdasan Artificial (AI) Goes To School.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 5 Agustus 2026, bertempat di Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah, mulai pukul 08.00 WIB.
Bukan Sekadar Pengguna, Pelajar Didorong Jadi Inovator
Langkah ini dinilai tak biasa karena tidak hanya mengajarkan cara menggunakan teknologi, tetapi juga menanamkan etika, berpikir kritis, serta keberanian berinovasi sejak di bangku sekolah.
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., menegaskan bahwa penguatan literasi digital merupakan investasi jangka panjang Pemkab Lamteng untuk membangun SDM unggul dan berdaya saing tinggi.”Kegiatan ini menjadi sarana yang sangat positif untuk memperluas wawasan pelajar mengenai perkembangan AI. Kami berharap para peserta mampu memanfaatkan AI sebagai alat untuk meningkatkan kualitas belajar, berinovasi, serta melahirkan ide-ide kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar I Komang Koheri.
Ia menambahkan, sinergi ini menjadi bagian dari komitmen daerah untuk mewujudkan visi “Lampung Tengah Unggul, Adil, dan Sejahtera.”
Membangun Budaya Digital yang Aman dan Etis
Sementara itu, Ketua DPW Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Provinsi Lampung, Yoga Pratama, S.Hub.Int., menyebutkan bahwa keahlian teknis harus berjalan berdampingan dengan kecerdasan literasi.”AI merupakan teknologi yang akan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Melalui AI Goes To School, kami ingin membangun budaya belajar, berpikir kritis, serta menggunakan teknologi secara etis, aman, dan bertanggung jawab. Kami berharap para pelajar tidak hanya menjadi pengguna AI, tetapi juga mampu berinovasi,” ungkap Yoga, Sabtu (1/8/2026).
Disokong Inisiatif Skala Asia-Pasifik
Menariknya, program edukasi di Seputih Banyak ini bukan sekadar kegiatan lokal biasa. AI Goes To School merupakan bagian dari AI Opportunity Fund: Asia-Pasifik—sebuah inisiatif regional yang dijalankan oleh AVPN dengan dukungan penuh dari Google.org dan Asian Development Bank (ADB).
Selain dibekali ilmu langsung dari para pakar literasi digital dan kecerdasan buatan, para peserta yang hadir juga akan disuguhi pengalaman belajar interaktif lengkap dengan fasilitas sertifikat, konsumsi, merchandise eksklusif, hingga doorprize menarik.
