PASAR & KOMODITAS
🏅 Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
🔄 Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
🛢️ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
💵 USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
📈 IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
🪙 Perak / Silver: Rp 16.850/gr
🏅 Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
🔄 Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
🛢️ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
💵 USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
📈 IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
🪙 Perak / Silver: Rp 16.850/gr
DAERAHWay Kanan

Ayu Asalasiyah Soroti Urgensi Profesionalisme Guru PAUD Menuju Indonesia Emas 2045

Avatar
38
×

Ayu Asalasiyah Soroti Urgensi Profesionalisme Guru PAUD Menuju Indonesia Emas 2045

Sebarkan artikel ini
Ayu Asalasiyah Soroti Urgensi Profesionalisme Guru PAUD Menuju Indonesia Emas 2045

TELISIKMEDIA.COM – Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) HIMPAUDI se-Provinsi Lampung resmi dibuka oleh Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., di Hotel Al-Hadi Syariah, Baradatu, pada 25 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi pemangku kepentingan PAUD di Lampung.

Forum ini mempertemukan Pengurus Wilayah HIMPAUDI Lampung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para camat, serta perwakilan HIMPAUDI dari seluruh kabupaten/kota. Agenda utama Rakorwil adalah penguatan kelembagaan dan penyelarasan program kerja dengan kebijakan pendidikan nasional.

Dalam arahannya, Ayu Asalasiyah menekankan bahwa penguatan kapasitas dan kompetensi tenaga pendidik PAUD merupakan prioritas. Hal ini penting untuk menjamin terselenggaranya layanan pendidikan yang inklusif dan berstandar mutu.

Bupati juga menyoroti implikasi kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun. Dengan dimasukkannya satu tahun prasekolah, posisi PAUD secara struktural menjadi bagian dari pendidikan dasar, sehingga menuntut kesiapan sistemik dari seluruh pemangku kepentingan.

“Pendidik PAUD harus dipahami sebagai aktor kunci dalam pembangunan manusia. Perannya melampaui pengajaran akademik, yaitu pada pembentukan karakter, stimulasi perkembangan kognitif, sosial, dan bahasa anak,” jelas Ayu.

Ayu menutup dengan harapan agar Rakorwil menghasilkan luaran konkret berupa program kerja. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, organisasi profesi, dan tenaga pendidik adalah modal utama dalam mencetak generasi yang cerdas dan berdaya saing, guna mewujudkan Way Kanan Mandiri dan Sejahtera serta visi Indonesia Emas 2045. (BL)

📲
Bagikan atau Ikuti Berita Telisik
Dapatkan pembaruan langsung via WA