Oleh karena itu, hal-hal ini yang harus kami antisipasi dengan adanya Tim Satgas Anti Begal yang barusan kami bentuk, nanti akan ditempatkan disetiap daerah yang dianggap rawan terhadap kejadian begal.
Menurut Teddy, di Kabupaten Way Kanan ada empat Kecamatan yang rawan kejahatan, disitu nanti akan dibagi sesuai dengan kring serse dan akan disebarkan personil juga disetiap titik tersebut akan ditempatkan perwakilan personil yang mempunyai keahlian menembak untuk dijadikan sniper.
Kegiatan ini merupakan perintah langsung Bapak Kapolda Lampung untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat Kabupaten Way Kanan.
Pihaknya tidak segan untuk melakukan tindakan tegas kepada para pelaku kriminal yang meresahkan atau pun membahayakan masyarakat,” ujarnya.
Namun upaya mengantisipasi terjadinya aksi kejahatan C3 selama bulan ramadhan, perlu dukungan dari segenap lapisan masyarakat.
Masyarakat diharapkan dapat lebih waspada, berhati hati dan meningkatkan keamanan dilingkunganya masing-masing agar tidak memicu peningkatan kejahatan tersebut,”Ungkapnya. (Maikel)




