PASAR & KOMODITAS
🏅 Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
🔄 Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
🛢️ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
💵 USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
📈 IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
🪙 Perak / Silver: Rp 16.850/gr
🏅 Emas Antam: Rp 1.415.000/gr
🔄 Buyback Emas: Rp 1.260.000/gr
🛢️ Minyak Brent (Oil): $79.65/bbl (+0.45%)
💵 USD / IDR: Rp 15.680 (-0.12%)
📈 IHSG: 7.420,50 (+0.38%)
🪙 Perak / Silver: Rp 16.850/gr
EKONOMI

SLIK OJK Dibuka, KPR Subsidi Tembus 50.000 Unit

Avatar
502
×

SLIK OJK Dibuka, KPR Subsidi Tembus 50.000 Unit

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi program perumahan bersubsidi, pembukaan akses SLIK OJK memperlancar penyaluran KPR subsidi hingga 50.000 unit
Pembukaan akses SLIK OJK mempercepat verifikasi calon penerima KPR bersubsidi, sehingga penyaluran KPR subsidi menembus 50.000 unit bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

TELISIKMEDIA.COM – Pembukaan akses Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan secara signifikan memperlancar verifikasi calon penerima Kredit Pemilikan Rumah bersubsidi.

Hasilnya, penyaluran KPR subsidi langsung melonjak dan menembus angka 50.000 unit dalam waktu singkat.

Akses SLIK OJK yang kini terbuka bagi perbankan dan lembaga pembiayaan memungkinkan pengecekan kelayakan kredit secara lebih cepat dan akurat. Langkah ini memangkas proses birokrasi yang selama ini menjadi kendala utama pencairan KPR bersubsidi.

Dengan kemudahan tersebut, penyaluran KPR subsidi melonjak tajam hingga 50.000 unit rumah, yang disalurkan kepada masyarakat berpenghasilan rendah hingga menengah di seluruh Indonesia. Program ini menyasar warga yang belum memiliki hunian dan memenuhi syarat penghasilan serta kepemilikan rumah yang ditetapkan pemerintah.

Baca Juga : Suku Bunga KPR Agustus 2026 & Simulasi Cicilan Terbaru

Pemerintah berharap kebijakan ini dapat mempermudah masyarakat mendapatkan rumah layak dengan angsuran terjangkau, sekaligus menggerakkan kembali roda pertumbuhan sektor properti nasional. Perbankan juga menyambut baik langkah tersebut karena menurunkan risiko kredit bermasalah dan memperlancar penyaluran dana ke sektor riil.

Ke depannya, pemerintah berencana memperluas jangkauan program serta menyederhanakan persyaratan agar semakin banyak masyarakat, termasuk di wilayah Lampung dan sekitarnya, dapat memperoleh rumah bersubsidi.

Sumber: Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Otoritas Jasa Keuangan
📲
Bagikan atau Ikuti Berita Telisik
Dapatkan pembaruan langsung via WA