TELISIKMEDIA.COM – Unjuk rasa PT BSA Lampung Tengah terkait penyampaian aspirasi masyarakat berjalan aman dan tertib. Polres Lampung Tengah menyiagakan sebanyak 533 personel gabungan guna mengamankan unjuk rasa PT BSA Lampung Tengah yang dilaksanakan di lingkungan Kantor Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (19/8/2026).
Pengamanan unjuk rasa PT BSA Lampung Tengah melibatkan unsur personel dari Polda Lampung, Polres Lampung Tengah, jajaran Polsek wilayah hukum Polres, Satuan Brimob, Satuan Samapta Polda Lampung, unsur TNI, serta petugas pengamanan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah.
Kapolres Lampung Tengah, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta unjuk rasa PT BSA Lampung Tengah yang telah menyampaikan aspirasinya secara damai, tertib, dan tetap mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada para peserta unjuk rasa PT BSA Lampung Tengah yang telah menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib,” ujar Kapolres saat memimpin langsung pelaksanaan pengamanan.
Dari hasil audiensi yang dilaksanakan setelah unjuk rasa PT BSA Lampung Tengah, perwakilan massa dan pihak PT BSA telah diterima langsung oleh Bupati Lampung Tengah. Dalam pertemuan tersebut, Bupati menandatangani surat kesepakatan yang memuat dua poin utama.
Pertama, terkait penegakan hukum, Bupati mendukung penuh proses hukum guna memberikan kepastian hukum atas insiden perusakan dan pembakaran fasilitas yang terjadi pada 21 Agustus lalu. Kedua, terkait jaminan investasi: Pemerintah Daerah memberikan jaminan keamanan guna menjaga iklim investasi di wilayah Kabupaten Lampung Tengah.
Terkait insiden pengrusakan dan pembakaran yang diduga dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab, AKBP Charles menegaskan bahwa penanganan kasus saat ini terus berjalan. Perkara tersebut ditangani langsung oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung bersama Polres Lampung Tengah.
“Sampai saat ini, tim penyidik telah memeriksa dan mengambil keterangan dari kurang lebih 50 orang saksi,” jelas Kapolres pasca unjuk rasa PT BSA Lampung Tengah.
Hingga saat ini, kondisi di lokasi perkebunan dan tempat kejadian perkara dilaporkan relatif aman dan kondusif. Petugas juga telah memasang garis polisi di lokasi kejadian guna keperluan pemeriksaan tempat kejadian perkara, pengumpulan barang bukti, serta pendataan aset perusahaan yang rusak maupun yang masih dapat diselamatkan setelah aksi unjuk rasa PT BSA Lampung Tengah tersebut.
